Selasa, 16 Januari 2018

pemerograman java 1 pertemua 12

Inheritance

asalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh,
hallo semua apa kabar?.... mudah mudahan selalu sehat selalu ya.
kita kembali lai dengan blog yang masih ngebahas mengenai bahasa java ini
baiklah di pertemuan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai bahasa java tentang inheritance

Pewarisan (Inheritance) merupakan sifat dalam bahasa berorientasi objek yang memungkinkan sifat-sifat dari suatu kelas diturunkan ke kelas lain. Sistem OOP memungkinkan kita untuk mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada. Penurunan sifat ini bisa dilakukan dilakukan secara bertingkat-tingkat, sehingga semakin ke bawah maka kelas tersebut semakin spesifik.
 Langsung ajahh kita Bahas soal nya


Kita Akan membuat 3 class
Class PERTAMA "
public class Matematica {
        private int a,b,pertambahan,pengurangan,perkalian,pembagian;

       
   
    //method
                
        void setpertambahan(int a, int b){
            pertambahan=a+b;
        }
       
          void setpengurangan (int a, int b){
            pengurangan=a-b;
    }
         
         void setperkalian(int a, int b){
            perkalian=a*b;
    }
        
          void setpembagian(int a, int b){
            pembagian=a/b;
          }
           
           
           
            int getpertambahan(){
              return pertambahan;
            }
            int getpengurangan(){
                return pengurangan;
            }
           
            int getperkalian(){
                return perkalian;
            }
            int getpembagian(){
                return pembagian;
            }
}

Class KEDUA

Dan CLAS KE TIGA ( TERAKHIR)

DAN INI HASIL OUTPUTNYA 

pemerograman java 1 petemuan 11

PEMEROGRAMAN JAVA 1 PERTEMUA 10

asalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh,

hallo semua apa kabar?.... mudah mudahan selalu sehat selalu ya.
kita kembali lai dengan blog yang masih ngebahas mengenai bahasa java ini baiklah di pertemuan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai bahasa java tidak jauh bedanya dengan artikel yang sebelumnya dibuat baiklah sekarang kita akan membahas tentang konsep dasar berorientasi objek pada java 

MENGAPA MENGGUNAKAN ACCESSORS AND MUTATORS?


Hal penting yang perlu diingat adalah bahwa kita bisa menyembunyikan data dari objek sebanyak mungkin. Buffer tambahan yang disediakan oleh metode ini memungkinkan kita untuk:
  • Bagaimana sebuah data dapat dirubah dari balik layar
  • Menerapkan validasi nilai-nilai yang telah kita atur di dalam field.

contoh accessors


private String nama;
Public String getnama(){
return nama; //ini adalah Accesor

contoh mutators

private void setnama(String nama){
     this.nama=nama; 

membuat program

Buat method Accesor dan Mutator
Buat class BiodataBeraksi dan jalankanmethod di atas, sehingga akan tampil proses sebagai berikut:


------------------------BIODATAKU----------------------------
NAMA : IQBAL RIFKI FAUZI
NPM : 43A87006160162
KELAS : S1/TI/3A/P


Pertama : kita buat Method Accesor da Mutator dalam class Biodata.

dalam class biodata


 void setnpm(String npm){
    this.npm=npm;
    }
 void setnama(String nama){
     this.nama=npm; 
 }
 void setkelas(String kelas){
     this.kelas = kelas;
 }
 void setnilai(int nilai){
     this.nilai=nilai;
}
   *ini adalah Method Mutator*



 String getkelas(){
     return kelas;
 }
 String getnama(){
     return nama;
 }
 String getnpm(){
     return npm;
 }
 int getdatanilai(){
     return nilai;
 }
}
    *ini adalah Method Accesor*


Kedua : kita Masukan nilai Mutator dan memanggil method Accesor pada class main BiodataBeraksi

biodata iqbal = new biodata();
* membuat object dan variable iqbal*


   Iqbal.setkelas("S1/3A/P");
   Iqbal.setnpm("43A87006160162");
   Iqbal.setnama("IQBAL RIFKI FAUZI");
   *Memasukan nilai pada Method Mutator*


  System.out.println("NPM : "+iqbal.getnpm());
      System.out.println("\tNAMA : "+iqbal.getnama());
      System.out.println( "KELAS : "+iqbal.getkelas());
      System.out.println("NILAI PRAKTIKUM JAVA:  "+iqbal.getdatanilai());
        }
}
* Meampilkan Ouput dimana nilai Didapatkan dari Method Accesor*



Ouput :


Minggu, 07 Januari 2018

pemograman java 1 pertemuan 10

asalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh,


hallo semua apa kabar?.... mudah mudahan selalu sehat selalu ya.
kita kembali lai dengan blog yang masih ngebahas mengenai bahasa java ini 
baiklah di pertemuan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai bahasa java
tidak jauh bedanya dengan artikel yang sebelumnya dibuat 
baiklah sekarang kita akan membahas tentang konsep dasar berorientasi objek pada java 
  • Kelas atau Class

    Merupakan kumpulan atas definisi data dan fungsi-fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebagai contoh 'class of dog' adalah suatu unit yang terdiri atas definisi-definisi data dan fungsi-fungsi yang menunjuk pada berbagai macam perilaku/ turunan dari anjing. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur dalam pemrograman berorientasi object. Sebuah class secara tipikal sebaiknya dapat dikenali oleh seorang non-programmer sekalipun terkait dengan domain permasalahan yang ada, dan kode yang terdapat dalam sebuah class sebaiknya (relatif) bersifat mandiri dan independen (sebagaimana kode tersebut digunakan jika tidak menggunakan OOP). Dengan modularitas, struktur dari sebuah program akan terkait dengan aspek-aspek dalam masalah yang akan diselesaikan melalui program tersebut. Cara seperti ini akan menyederhanakan pemetaan dari masalah ke sebuah program ataupun sebaliknya.
  • Objek

    Membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program komputer, objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program komputer berorientasi objek.
  • Abstraksi

    Kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokus pada inti. Setiap objek dalam sistem melayani sebagai model dari "pelaku" abstrak yang dapat melakukan kerja, laporan dan perubahan keadaannya, dan berkomunikasi dengan objek lainnya dalam sistem, tanpa mengungkapkan bagaimana kelebihan ini diterapkan. Proses, fungsi atau metode dapat juga dibuat abstrak, dan beberapa teknik digunakan untuk mengembangkan sebuah pengabstrakan.
  • Enkapsulasi

    Memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek dengan cara yang tidak layak; hanya metode dalam objek tersebut yang diberi izin untuk mengakses keadaannya. Setiap objek mengakses interface yang menyebutkan bagaimana objek lainnya dapat berinteraksi dengannya. Objek lainnya tidak akan mengetahui dan tergantung kepada representasi dalam objek tersebut.
Membuat Konstruktor pada Java

Konstruktor pada umumnya digunakan untuk menginisialisasi dan memberikan nilai secara langsung atau melalui parameter kepada sebuah objek pada saat objek pertama kali diciptakan.

Untuk contoh yang pertama, kita akan membuat program sederhana menggunakan konstruktor tampa parameter, pada program ini kita akan membuat beberpa variabel, dimana pada variable tersebut sudah kita set nilainya, didalam konstruktor akan kita ubah semua nilai pada variable tersebut.

Jika masih bingung, coba kalian perhatikan souce code berikut ini:

public class tutorial_dasar {
    
    //Variable diluar Konstruktor
    String programming = "Java";
    int angka = 77;
    
    //Konstruktor
    public tutorial_dasar(){
        //Variable Didalam Konstruktor
        programming = "Kotlin";
        angka = 100;
    }
    
    public static void main(String[] args){
        //Membuat Objek dari Class
        tutorial_dasar data = new tutorial_dasar();
        System.out.println(data.programming);
        System.out.println(data.angka);
    }
}

output:


Disana terdapat 2 buah variable yang sudah kita set nilainya masing-masing, tapi didalam kunstruktor kita ubah nilai pada variable, saat kita panggil kedua variable tersebut pada method main, nilai yang akan keluar adalah nilai variable yang berada didalam konstruktor, bukan yang di atasnya.

Parameter pada Konstruktor

Parameter merupakan nilai yang bisa kita oper pada fungsi, seperti konstruktor atau method, parameter tersebut bisa kita gunakan jika nilai didalam fungsi tersebut ingin kita rubah, kita dapat menembahkan beberapa parameter dalam satu fungsi.

Untuk itu kita ubah source code sebelumnya menjadi seperti ini:
public class tutorial_dasar {
    
    //Variable Luar
    String programming = "Java";
    int angka = 77;
    
    //Konstruktor dengan 2 Parameter
    public tutorial_dasar(String programming_baru, int angka_baru){
        programming = programming_baru;
        angka = angka_baru;
    }
    
    public static void main(String[] args){
        //Objek Pertama
        tutorial_dasar data1 = new tutorial_dasar("Swift", 700);
        //Objek Kedua
        tutorial_dasar data2 = new tutorial_dasar("C++", 457);
        //Mencetak Nilai dari Objec Pertama
        System.out.println("====== DATA1 ======");
        System.out.println(data1.programming);
        System.out.println(data1.angka);
        //Mencetak Nilai dari Objec Pertama
        System.out.println("====== DATA2 ======");
        System.out.println(data2.programming);
        System.out.println(data2.angka);
    }
}

Output:


Keuntungan menggunakan Parameter yaitu walaupun nama variablenya sama, tapi kita dapat mengoper nilainya jadi berbeda beda.

pemograman java 1 pertemuan 9

asalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh,


hallo semua apa kabar?.... mudah mudahan selalu sehat selalu ya.
kita kembali lai dengan blog yang masih ngebahas mengenai bahasa java ini 
baiklah di pertemuan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai bahasa java
tidak jauh bedanya dengan artikel yang sebelumnya dibuat .
baiklah sekarang kita akan membahas pemograman java tentang :

Penggunaan Method Dalam Class Berbeda


PENGERTIAN CLASS ADALAH :
Class mendeklarasikan method yang dapat digunakan (dipanggil) oleh object

PENGERTIAN OBJECT :
Object memiliki sifat independen dan dapat digunakan untuk memanggil method

METHOD ADALAH :
Method adalah sekumpulan kode yang diberi nama, untuk merujuk ke sekumpulan kode tersebut digunakan sebuah nama yang disebut dengan nama method


Berikut adalah Contoh praktek program saya :

CLASS HANDPHONE

package Handphone;


public class Handphone {
    String
            hidupkan,
            lakukan_panggilan,
            kirim_sms,
            matikan;
   
    void hidupkan ()
    {
        System.out.println ("handphone nya hidup :

hidupkan");
    }
   
    void lakukan_panggilan (){
        System.out.println ("coba telpon dia :

lakukan_panggilan" );
    }
       
    void kirim_sms (){
        System.out.println ("pesan kamu terkirim :

kirim_sms");
    }

    void matikan (){
        System.out.println ("handphone nya mati :

matikan");
    }
}

HASIL OUTPUT :














CLASS HANDPHONE BERAKSI

package Handphone;

public class Handphoneberaksi extends Handphone{
    public static void main(String[] args){
        Handphone hp = new Handphone();
        
        hp.hidupkan();
        hp.lakukan_panggilan();
        hp.kirim_sms();
        hp.matikan();
        
        
    }
}

HASILOUTPUT :














CLASS MOBIL

class mobil {
        String nama;
    int thn_produksi;
    
    void printmobil(){
        System.out.println("nama : " +nama);
    System.out.println("tahun_produksi : " 

+thn_produksi);

    }
    }

HASIL OUTPUT :













CLASS MOBIL BERAKSI

public class Mobilbereaksi {
    public static void main(String[] args) {
    mobil mobilku = new mobil();
    mobil mobilmu = new mobil();
    
    mobilku.nama="xenia";
    mobilku.thn_produksi=2017;
    mobilmu.nama="avanza";
    mobilmu.thn_produksi=2016;
    
    System.out.println("nama : " + mobilku.nama);
    System.out.println("tahun_produksi : " + 

mobilku.thn_produksi);
    System.out.println("nama : " + mobilmu.nama);
    System.out.println("tahun_produksi : " + 

mobilmu.thn_produksi);
    

    }   
}

HASIL OUTPUT :






pemerograman java 1 pertemuan 7 dan 8

asalamualaikum warrohmatullahi wabarakatuh,
hallo semua apa kabar?.... mudah mudahan selalu sehat selalu ya.kita kembali lai dengan blog yang masih ngebahas mengenai bahasa java ini baiklah di pertemuan kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai bahasa javatidak jauh bedanya dengan artikel yang sebelumnya dibuat baiklah sekarang kita akan membahas tentang while and do while Perulangan forDalam for hitungan sebanyak perulangan dilakukan terlebih dahulu kemudian pernyataan berikutnya baru dijalankan. Dalam perulangna for ada beberapa elemen yang diperhatikan yaitu nilai awal, penguji, dan penambahan atau pengurangan.
Perulangan for dimulai dengan kata kunci for, diikuti oleh tanda kurung buka, aksi-awal, kondisi-kelanjutan-loop, aksi-setelah-tiap-iterasi, kurung penutup, opening brace, pernyataan atau blok pernyataan dan closing brace. Perulangan for menggunakan sebuah variabel untuk mengontrol berapa kali pernyataan atau blok pernyataan akan dieksekusi dan kapan perulangan tersebut akan berakhir. Variabel ini disebut dengan variabel kontrol (control variable).
CONTOH PROGRAM FOR:public class UlangFor2
{
public static void main (String args[])
{
int bil;
for (bil=5;bil>=1;bil–)
System.out.println(bil);
}
}
OUTPUT:5
4
3
2
1
Scren shoot:
GambarPerulangan whileDalam while proses perulangan dilakukan terus menerus ketika suatu pernyataan yang di jalankan sesuai dengan kondisi yang di tetapkan itu benar dalam hal ini pengujian dilakukan terlebih dahulu baru perulangan dilakukan.
Fungsi perulangan while:Fungsi dari perulangan while adalah untuk melakukan tugas berulang selama pernyataan kondisional tertentu adalah bernilai benar. Logika pengecakan adalah sama dengan statement IF untuk menentukan benar atau salah.
Catatan :
Pernyataan perulangan dengan while akan selalu dikerjakan jika ungkapan selalu benar. Oleh karena itu, kita harus membuat kondisi suatu saat ungkapan bernilai salah agar perulangan berakhir.

CONTOH PROGRAM WHILE:import java.util.Scanner;

* @author jiRjis
*/
public class jirjis {
   public static void main (String args[])
{
Scanner masuk = new Scanner(System.in);
int bil;
bil=1;
while (bil<=5) {
System.out.println(bil);
bil++;
}
}
}
Hasil Outpu:1
2
3
4
5

Scren shoot:Gambar
* Perulangan do-whileSeperti halnya perulangan dengan while, perulangan dengan do … while ini juga digunakan untuk mengerjakan sebuah atau sekelompok pernyataan berulang-ulang. Pengujian terhadap eksekusi baru dilakukan setelah perulangan selesai dilakukan Bedanya dengan while adalah pernyataan do… while akan mengecek kondisi di belakang, sementara while cek kondisi ada di depan.

Keterangan :– Bagian pernyataan1 hingga pernyataanN dijalankan secara berulang sampai   ungkapan bernilai salah.
– Pengujian ungkapan dilakukan setelah bagian pernyataan, maka pada pernyataan do … while minimal akan dijalankan sekali, karena begitu masuk ke blok perulangan, tidak ada cek kondisi tetapi langsung mengerjakan pernyataan.

CONTOH PROGRAM DO-WHILE: import java.util.Scanner;
* @author jiRjis
*/
public class jirjis {
   public static void main (String args[])
{
Scanner masuk = new Scanner(System.in);
int bil;
bil=1;
while (bil<=10) {
System.out.println(bil);
bil+=2;
}
}
}
Hasil Output :1
3
5
7
9

Scren shoot:Gambarberikut ini saya akan menampilkan fariasi2 pada pengulangan FOR.

import java.util.Scanner;
/*
* To change this template, choose Tools | Templates
* and open the template in the editor.
*/

/**
*
* @author JiRjis
* /NPM= 130631100139
*/
public class TUGALPR {
   public static void main(String[] args) {
       Scanner masuk = new Scanner(System.in);
       System.out.println(“jirjis 1”);
       for (int x = 1; x <= 3; x++) {
           for (int j = 1; j <= 3; j++) {
                 System.out.print(“*”);
           }
           System.out.println();
       }

       System.out.println(“jirjis 2”);
       for (int a = 1; a <= 1; a++) {
           for (int i = 1; i <= 5; i++) {
                 System.out.print(“*”);
           }
           System.out.println();
       }
       for (int j = 1; j <= 3; j++) {
           for (int k = 1; k < 2; k++) {
                 System.out.print(“*”);
           }
           for (int l = 1; l <= 3; l++) {
               System.out.print(” “);
           }
           for (int m = 1; m < 2; m++) {
                System.out.print(“*”);
           }
           System.out.println();
       }
       for (int b = 1; b <= 1; b++) {
           for (int i = 1; i <= 5; i++) {
                 System.out.print(“*”);
           }
           System.out.println();
       }

       System.out.println(“jirjis 3”);
       for (int k = 1; k <= 2; k++) {
           System.out.print(”   “);
           System.out.print(“*”);
       }
       System.out.println(“”);
       System.out.print(”   “);
       for (int i = 1; i <= 2; i++) {
           System.out.print(” “);
           System.out.print(“*”);
       }
       System.out.println(“”);
       System.out.print(”     “);
       for (int i = 1; i < 2; i++) {

           System.out.print(“*”);
       }
       System.out.println(“”);
       System.out.print(”   “);
       for (int i = 1; i <= 2; i++) {
           System.out.print(” “);
           System.out.print(“*”);
       }
       System.out.println(“”);
       System.out.print(“”);
       for (int i = 1; i <= 2; i++) {
           System.out.print(”   “);
           System.out.print(“*”);
       }
       System.out.println(“”);
       System.out.println(“jirjis 4”);
         System.out.print(” “);
       for (int g = 1; g <=3; g++) {
           System.out.print(“”);
           System.out.print(“*”);}
       System.out.println(“”);
       System.out.print(“”);
       for (int i = 1; i <=3; i++) {
           System.out.print(” “);
           System.out.print(“*”);}
       System.out.println(“”);
       System.out.print(“”);
           for (int i = 1; i <= 2; i++) {
               System.out.print(” “);
                           System.out.print(“**”);
             }System.out.println(“”);
             System.out.print(“”);
        for (int i = 1; i <=3; i++) {
           System.out.print(” “);
           System.out.print(“*”);}
       System.out.println(“”);
       System.out.print(” “);
       for (int i = 1; i <=3; i++) {
           System.out.print(“”);
           System.out.print(“*”);}
       System.out.println(“”);

       System.out.println(“jirjis 5”);
       for (int d = 4; d >= 1; d–) {
           for (int j = d; j <= 4; j++) {
               System.out.print(” “);
           }
           for (int k = 1; k <= 5; k++) {
                 System.out.print(“*”);
           }
           System.out.println();
       }
   }
}

hasil running
Gambar
inilah ulasan  tentang perulangan atau looping.
saya tunggu komentarnya dan anda tunggu  ulasan selanjutnya.
sekain dari saya kurang dan lebihnya saya mohon maaf
wassalam
x
x